Sokaraja, 12 Juni 2026 – Santripreneur Club SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja kembali melaksanakan kegiatan panen terong dan cabai untuk ketiga kalinya di semester 2 pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan, keterampilan hidup, serta pembentukan karakter santri melalui Program Santripreneur.
Hasil panen yang diperoleh merupakan buah dari kerja keras dan ketekunan para santri selama proses budidaya berlangsung. Sejak awal, santri terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, penyusunan jadwal piket perawatan, pemupukan, pengendalian hama, hingga proses pemanenan. Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya belajar tentang teknik budidaya tanaman, tetapi juga dilatih untuk bertanggung jawab, disiplin, bekerja sama, dan menghargai proses.
Seluruh hasil panen terong dan cabai pada periode ini selanjutnya diserahkan kepada dapur Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 untuk diolah menjadi menu konsumsi bersama seluruh santri. Dengan demikian, para santri dapat merasakan secara langsung manfaat dari hasil usaha dan kerja keras yang telah mereka lakukan selama berbulan-bulan.
Program budidaya pada semester genap tahun ajaran ini mengusung tema “Sayur Buah”, dengan fokus pada penanaman komoditas seperti terong dan cabai. Tema ini merupakan kelanjutan dari program Santripreneur semester ganjil yang berfokus pada budidaya berbagai jenis sayuran daun. Pada semester sebelumnya, santri mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap dalam siklus kewirausahaan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, pemanenan, pengemasan (packaging), pembuatan merek (branding), hingga pemasaran (marketing) hasil panen.
"Saya merasa sangat senang ketika kegiatan panen, karena hasil kerja keras kami dalam merawat tanaman bisa berhasil dan dinikmati bersama. Semoga kegiatan santripreneur ini terus berkembang agar kami bisa terus belajar sasuatu yang belum pernah kami pelajari sebelumnya." ujar Fathur kelas 7A yang menyatakan dirinya senang belajar hal baru di Santripreneur Club.
Berbeda dengan semester sebelumnya, kegiatan budidaya pada semester genap lebih menekankan pada aspek kepedulian dan kebermanfaatan. Oleh karena itu, seluruh hasil panen dihibahkan kepada dapur pondok dan tidak diperjualbelikan. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan mampu memahami bahwa tujuan berwirausaha tidak hanya untuk memperoleh keuntungan ekonomi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Kegiatan panen ini menjadi salah satu wujud nyata pembelajaran Santripreneur di SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja yang mengedepankan pengalaman langsung (learning by doing), sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, produktif, serta memiliki jiwa wirausaha yang berlandaskan nilai-nilai kepesantrenan.